Ulamak Jiwa Besar ?


IMAM SYAFIE: ULAMA BERJIWA BESAR

Kita kenal dengan seorang Ulama besar, Imam besar, tokoh besar. dialah Imam Muhammad Bin Idris Asy-Syafi'i. Atau yang kita kenal dengan Imam Syafi'i.

Suatu ketika ada seseorang yang bernama Yunus bin Abdil A'la (salah satu murid Imam Syafi'i) yang berbeza pendapat dengan Imam Syafi'i dalam satu permasalahan di saat beliau sedang mengajar di masjid.

Kemudian berdirilah Yunus sambil marah dan meninggalkan pengajian lalu pulang ke rumahnya.

Malam tiba. Yunus mendengar suara pintu rumahnya diketuk orang.

"Siapa..?" Tanya Yunus.

"Muhamad bin Idris.." Kata yang mengetuk.

"Ini Syafi'i", kata Imam Syafi'i.

Waktu pintu dibuka, Yunus terkejut luar biasa..!

Lantas Imam Syafi'i berkata:

"Hai Yunus, ratusan masalah menyatukan kita, apakah hanya kerana satu masalah kita berpisah..?"

Janganlah engkau berupaya untuk selalu menang dalam setiap perdebatan, krana memenangkan hati lebih utama daripada memenangkan perdebatan!

Jangan kau hancurkan jambatan yang sudah kau bangun dan kau seberangi, kerana boleh jadi jadi engkau memerlukannya untuk kembali di satu hari nanti..!

Upayakan diri engkau untuk membenci kesalahan, bukan membenci pelakunya..!

Marahlah engkau pada maksiat, tapi maafkan pelakunya. Kritiklah pendapat orang, namun tetap hormatilah orang yang mengatakannya.

Tugas kita dalam hidup ini adalah membunuh penyakit, bukan membunuh orang yang sakit..!

Jika orang datang padamu meminta maaf, berilah maaf!

Bila engkau didatangi orang bingung, dengarkanlah luahannya! Jika orang yang datang padamu, berilah ia dari sebahagian apa yang telah Allah berikan padamu. Bila ada yang datang menasihatimu, berterima kasihlah kepadanya...!

Meskipun engkau hanya menuai duri di satu hari, tetaplah kau tanam bunganya dan jangan pernah ragu.

Kerana balasan dari Zat yang Maha Kasih dan Maha Dermawan jauh lebih mulia dari pada balasan manusia.

Ya Allah,
Ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah Engkau tanamkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Wahai Allah, sungguh Engkau Maha Pemurah lagi Maha Penyayang .

Semoga bermanfaat.

(Ustaz Iqbal Zain al Jauhari)

kredit: Lydzar Rusman




Comments

Popular Posts